November 2, 2006

Ayo Kurangi Nonton TV

Fakta :

  • Anak merupakan kelompok pemirsa yang paling rawan terhadap dampak negatif siaran TV.
  • Data th 2002 mengenai jumlah jam menonton TV pada anak di Indonesia adalah sekitar 30-35 jam/minggu atau 1560-1820 jam/ tahun . Angka ini jauh lebih besar dibanding jam belajar di sekolah dasar yang tidak sampai 1000 jam/tahun.
  • Tidak semua acara TV aman untuk anak. Bahkan, "Kidia" mencatat bahwa pada 2004 acara untuk anak yang aman hanya sekira 15% saja. Oleh karena itu harus betul-betul diseleksi.
  • Saat ini jumlah acara TV untuk anak usia prasekolah dan sekolah dasar perminggu sekitar 80 judul ditayangkan dalam 300 kali penayangan selama 170 jam. Padahal dalam seminggu ada 24 jam x 7 = 168 jam! Jadi, selain sudah sangat berlebihan, acara untuk anak juga banyak yang tidak aman.
  • Acara TV bisa dikelompokkan dalam 3 kategori: Aman, Hati-hati, dan Tidak Aman untuk anak.
  • Acara yang ‘Aman’: tidak banyak mengandung adegan kekerasan, seks, dan mistis. Acara ini aman karena kekuatan ceritanya yang sederhana dan mudah dipahami. Anak-anak boleh menonton tanpa didampingi.
  • Acara yang ‘Hati-hati’: isi acara mengandung kekerasan, seks dan mistis namun tidak berlebihan. Tema cerita dan jalan cerita mungkin agak kurang cocok untuk anak usia SD sehingga harus didampingi ketika menonton.
  • Acara yang "Tidak Aman": isi acara banyak mengandung adegan kekerasan, seks, dan mistis yang berlebihan dan terbuka. Daya tarik yang utama ada pada adegan-adegan tersebut. Sebaiknya anak-anak tidak menonton acara ini.

Kenapa Kita Harus Mengurangi Menonton TV?

  • Berpengaruh terhadap perkembangan otak
  • Mendorong anak menjadi konsumtif
  • Berpengaruh terhadap Sikap
  • Mengurangi semangat belajar
  • Membentuk pola pikir sederhana
  • Mengurangi konsentrasi
  • Mengurangi kreativitas
  • Meningkatkan kemungkinan obesitas (kegemukan)
  • Merenggangkan hubungan antar anggota keluarga
  • Matang secara seksual lebih cepat

Tips cara mematikan TV

  • Pindahkan TV ke tempat yang tidak begitu ‘mencolok’
  • Matikan TV pada waktu makan.
  • Tentukan hari-hari apa saja dalam seminggu yang akan dilalui tanpa TV.
  • Jangan gunakan kesempatan menonton TV sebagai hadiah.
  • Berhenti berlangganan channel tambahan (cable, dll) dan gunakan uangnya untuk membeli hal-hal yang berguna lainnya, seperti buku.
  • Pindahkan TV dari kamar anak Anda.
  • Sembunyikan remote controlnya.
  • Tidak ada TV di hari sekolah.

Kira-kira browsing & chatting perlu dikurangin ngak yah..???emoticon