September 12, 2006

Kabut Asap

Hari ini hawa di kota Cantiq amat sangat tidak bersahabat, langit terlihat mendung, tapi bukan karena hujan akan turun, melainkan karena sinar mentari tertutupi oleh kabut asap.
Yah… sudah menjadi tradisi di sini, bahwa setiap tahun dan setiap musim kemarau tiba, Kalimantan Tengah menderita “Musim Asap”, sebabnya sudah bisa dipastikan, akibat pembakaran hutan dan lahan gambut secara sengaja maupun tidak sengaja oleh orang-orang yang ingin membuka lahan garapan baru.
Huh.. tapi walaupun tidak ada pembakaran hutan di propinsi ini, kota ini tetap juga dipenuhi asap kiriman dari propinsi lain.
Itulah sebabnya, di pusat kota (Bundaran Besar) di pasang alat pendeteksi tingkat kerawanan kabut asap, alat ini akan mengindikasikan tingkat bahaya dari kabut asap yang terjadi.
Asap… masalah yang membawa masalah lain, penerbangan terhambat, rawan kecelakaan lalu-lintas, belum lagi penyakit Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA), kayanya V dah mulai kena nie….badan rasanya ngak enak bangeth..
Biasanya klo musim asap gini dapet pembagian susu sama masker… yah… bisa beli sendiri emang, tapi itu salah satu wujud kepedulian manajemen terhadap karwayannya… getoh..!!!
Asap… cepetan ilang donk… ujan siramilah bumi Palangka ini, biar asapnya ilang…

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://rumahvhietha.blogsome.com/2006/09/12/kabut-asap-4/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.