September 25, 2006

Kelly

Iseng-iseng buka http://www.telkomflexi.com/ hunting NSP baru *NSP lama dah kedaluarsa*, ketemu lagunya Kelly Clarkson "Because of You", iseng cari lagunya di www.youtube.com. Ternyata lagu ini bagus bangeth. Gila… rilisnya udah taon 2005 *kemanna aja slama ini yak… koq V ngak tau*… hehe… terbelakang banget kalee..

Lagunya menyentuh bangeth loh, dinyanyiin dengan emosional banget ama si Kelly, konon katanya lagu ini terinspirasi dari kisah hidupnya… pantesan ya bikin merinding, apa lagi video klipnya… hik…hikk.. sedih n full expression. Tapi masalahnya lirik lagunya susah diikutin loh, mungkin cuman bisa diikutin sama orang yang punya nasib ky Kelly ya… *ngasal deh*.

Liat lagunya http://www.youtube.com/watch?v=aspyhUGvHas

Ini liriknya emoticon

Because Of You

Artist: Kelly Clarkson

I will not make the same mistakes that you did
I will not let myself cause my heart so much misery
I will not break the way you did
You fell so hard
I’ve learned the hard way, to never let it get that far

Because of you
I never stray too far from the sidewalk
Because of you
I learned to play on the safe side
So I don’t get hurt
Because of you
I find it hard to trust
Not only me, but everyone around me
Because of you
I am afraid

I lose my way
And it’s not too long before you point it out
I cannot cry
Because I know that’s weakness in your eyes
I’m forced to fake a smile, a laugh
Every day of my life
My heart can’t possibly break
When it wasn’t even whole to start with

Because of you
I never stray too far from the sidewalk
Because of you
I learned to play on the safe side
So I don’t get hurt
Because of you
I find it hard to trust
Not only me, but everyone around me
Because of you
I am afraid

I watched you die
I heard you cry
Every night in your sleep
I was so young
You should have known better than to lean on me
You never thought of anyone else
You just saw your pain
And now I cry
In the middle of the night
For the same damn thing

Because of you
I never stray too far from the sidewalk
Because of you
I learned to play on the safe side
So I don’t get hurt
Because of you
I find it hard to trust
Not only me, but everyone around me
Because of you
I am afraid

Because of you
Because of you

September 12, 2006

Kabut Asap

Hari ini hawa di kota Cantiq amat sangat tidak bersahabat, langit terlihat mendung, tapi bukan karena hujan akan turun, melainkan karena sinar mentari tertutupi oleh kabut asap.
Yah… sudah menjadi tradisi di sini, bahwa setiap tahun dan setiap musim kemarau tiba, Kalimantan Tengah menderita “Musim Asap”, sebabnya sudah bisa dipastikan, akibat pembakaran hutan dan lahan gambut secara sengaja maupun tidak sengaja oleh orang-orang yang ingin membuka lahan garapan baru.
Huh.. tapi walaupun tidak ada pembakaran hutan di propinsi ini, kota ini tetap juga dipenuhi asap kiriman dari propinsi lain.
Itulah sebabnya, di pusat kota (Bundaran Besar) di pasang alat pendeteksi tingkat kerawanan kabut asap, alat ini akan mengindikasikan tingkat bahaya dari kabut asap yang terjadi.
Asap… masalah yang membawa masalah lain, penerbangan terhambat, rawan kecelakaan lalu-lintas, belum lagi penyakit Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA), kayanya V dah mulai kena nie….badan rasanya ngak enak bangeth..
Biasanya klo musim asap gini dapet pembagian susu sama masker… yah… bisa beli sendiri emang, tapi itu salah satu wujud kepedulian manajemen terhadap karwayannya… getoh..!!!
Asap… cepetan ilang donk… ujan siramilah bumi Palangka ini, biar asapnya ilang…

September 8, 2006

Bulan Sya’ban

Perkara-Perkara Yang Disyari’atkan

Siapa yang memasuki bulan Sya’ban sementara dia punya qadha puasa Ramadhan, wajib bagina untuk segera menggantinya jika dia mampu, tidak boleh baginya untuk menundanya hingga setelah Ramadhan berikutnya jika tidak ada halangan. Siapa yang tidak mengganti qadha puasanya hingga berakhir bulan Sya’ban maka wajib baginya bertaubat atas kelalaiannya dan dia tetap diwajibkan mengganti puasanya tersebut ditambah membayar kafarat setiap hari yang ditinggalkan dengan memberikan kepada orang miskin satu mud beras (atau makanan pokok lainnya).

Disunnahkan untuk memperbanyak shaum (puasa) pada bulan Sya’ban, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dahulu selalu melakukannya. Dalam kitab As-Shahihain (Shahih Bukhari dan Muslim) terdapat hadits ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha, dia berkata: ‘Aku belum pernah melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menyempurnakan shaum selama satu bulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan, dan aku belum pernah melihat beliau memperbanyak shaum dalam satu bulan kecuali pada bulan Sya’ban.’ Hikmah diperintahkannya untuk memperbanyak shaum pada bulan Sya’ban ‘wallahu a’lam- adalah sebagai pembukaan bagi bulan Ramadhan yang diwajibkan shaum padanya, agar terlatih untuk melakukan shaum pada bulan tersebut

Tidak boleh menyambung shaum pada bulan Sya’ban hingga bulan Ramdhan.

Sehari atau dua hari terakhir pada bulan Sya’ban harus dihentikan, kecuali jika pada hari itu berbarengan dengan hari biasa dia melakukan shaum padanya, seperti hari Senin atau Kamis, maka dia boleh melakukannya. Terdapat dalam kitab Ash-Shahihain dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam beliau bersabda: ‘Jangan kalian dahulukan Ramadhan dengan shaum sehari atau dua hari, kecuali (pada hari) yang dia (biasa) shaum, maka shaumlah.’ Para ulama menyebutkan hikmahnya dalam masalah ini yaitu: ‘Agar puasa bulan Ramadhan tidak ditambah dengan puasa selainnya sebagaimana untuk tujuan yang sama dilarang shaum pada hari raya (hari ‘Ied). Begitu juga ‘ hikmah yang lainnya ‘ sebagaimana diketahui bahwa antara perbuatan sunnah (nafl) dan perbuatan wajib (fardhu) hendaknya ada pemisah (jeda) waktu pelaksanaannya, sebagaimana antara shalat nafilah (sunnah) dan shalat fardhu.’

Perkara-Perkara Yang Tidak Disyari’atkan

Mengkhususkan hari dan malam Nisfu Sya’ban (pertengahan bulan Sya’ban) dengan melakukan shaum dan shalat, semua perbuatan tersebut tidak ada riwayat yang shahih dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, juga dari para sahabatnya. Hal tersebut merupakan perkara yang diada-adakan.

Terdapat hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dalam Sunan-nya, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: ‘Jika datang malam Nisfu Sya’ban maka beribadahlah pada malam harinya dan puasalah pada siang harinya, sesungguhnya Allah Ta’ala turun pada hari itu saat matahari terbenam di langit dunia seraya berfirman: ‘Siapa yang meminta ampun akan Aku ampuni, siapa yang minta rizki akan Aku beri rizki, siapa yang sakit akan Aku sembuhkan.’

Hadits ini dilemahkan oleh Imam Bukhari dan lainnya. Adapun mengenai keutamaan malam nisfu Sya’ban, maka berkatalah Al-hafidz Ibn Rajab Rahimahullah: ‘Mengenai keutamaan malam nisfu Sya’ban terdapat sejumlah hadits yang diperselisihkan kedudukannya, sebagian besar ulama melemahkannya, sedangkan Ibnu Hibban menyatakan shahih sebagiannya dan menempatkannya dalam kitab Shahihnya.’ (Latha’iful Ma’arif: 143). Perlu diketahui bahwa Ibnu Hibban dikenal oleh ulama hadits sebagai orang yang menggampangkan dalam men-shahihkan hadits.

Di sebagian tafsir disebutkan bahwa: Malam mulia yang padanya diturunkan Al-Qur’an yang termasuk dalam firman Allah Ta’ala: ‘inna anzalnahu fi lailatil qadr’ adalah malam Nisfu Sya’ban. Pendapat ini keliru dan menyimpang dari kandungan Al-Qur’an itu sendiri, dan para ulama telah membantahnya. Al-Qurthubi seraya mengutip Abu Bakar bin Arabi berkata dalam tafsirnya: ‘Diantara mereka ada yang mengatakan bahwa malam tersebut (maksudnya Lailatul qadar) terjadi pada malam Nisfu Sya’ban, itu adalah pendapat yang keliru, karena Allah Ta’ala tatkala berfirman dalam kitab-Nya (syahru romadhonalladzi unzila fihilqur’an) menjelaskan bahwa waktu turunnya Al-Qur’an adalah pada bulan Ramadhan dan kemudian menetapkan waktu malamnya dalam ayat ini: (fi lailati mubarokah) maka siapa yang menyangka bahwa hal tersebut terjadi pada waktu selainnya maka itu merupakan dusta yang sangat besar terhadap Allah Ta’ala.’

September 5, 2006

Keramas

Pernah ngerasain gelisah karena kulit kepala yang gatal? Atau mungkin rambut yang tadi pagi baru keramas sudah mulai berminyak dan lepek. Kalau sudah begini, sepertinya acara keramas untuk membuat Anda merasa lebih fresh jadi sama sekali tidak kelihatan bekasnya.

Mencuci rambut sekilas memang tampak sepele. Tapi sebenarnya, bila Anda terlalu meremehkan kegiatan satu ini , bisa-bisa malah jadi tidak nyaman. Terbayangkan Anda akan tampak seperti salah satu penghuni ragunan bila tangan anda selalu tampak sedang menggaruk-garuk kepala dan rambut.

Daripada jadi tergantung pada salon untuk urusan cuci mencuci rambut, coba deh perhatikan langkah-langkah sederhana yang ‘sangat realistis’ untuk Anda lalukan sendiri. Langkah yang sebenarnya simple tapi seringkali luput dan membuat keramas jadi sekedar cuci bilas rambut…

Kulit kepala bersih = rambut sehat. Sesuaikan jadwal mencuci rambut dengan kebutuhan rambut Anda. Bila rambut tergolong berminyak cucilah lebih sering agar tidak terasa lengket, sedangkan untuk rambut kering sebaliknya, karena pencucian yang terlalu sering akan mengikis minyak alamiah kulit kepala.

Shampo mahal? Belum tentu. Tidak selalu shampo mahal adalah yang terbaik bagi Anda. Pilih yang sesuai dan cocok dengan keadaan rambut dan kulit kepala Anda. Tidak perlu ikut-ikut orang lain dengan memakai jenis shampoo tertentu sesuai trend.

Shampo terpisah dengan conditioner. Sebaiknya pilihlah shampo yang terpisah dari conditioner, karena kebutuhan untuk setiap rambut berbeda. Conditioner sering disebut pelembab rambut karena fungsinya melernbutkan, melindungi rambut dari sinar matahari, serta membuat rambut mudah diatur.

Secukupnya tapi efektif. Memakai shampo terlalu banyak saat mencuci rambut bukan cara yang tepat untuk untuk membuat rambut bersih. Cukup tuangkan shampo secukupnya pada telapak tangan, lalu campur dengan sedikit air dan gunakan pada permukaan kulit kepala secara merata.

Merata dan bersih. Untuk membuat shampoo merata, gosoklah kulit kepala dengan ujung jari. Perhatikan disini, bukan dengan kuku, tapi dengan ujung jari dan bilas hingga benar-benar bersih. Shampo yang tersisa (tertinggal di kulit kepala) bisa menyebabkan ketombe, jadi proses pembilasan cukup penting dan menentukan.

Sisir perlahan.Ini biar rambut ngak terlalu banyak yang rontok saat disisir, pilih sisir yang jarang, jangan yang terlalu rapat


Jadi cuci rambut pun jangan asal-asalan ya…

September 4, 2006

Tori no Karaage

Hemmm… dari namanya keliatan kan klo makanan ini khas Jepang, dibuat dari potongan daging paha ato dada ayam, direndam bumbu kemudian dibalut tepung tipis-tipis dan digoreng hingga kering. Rasanya…..bukan cuman renyah tetapi gurih bumbunya meresap sempurna ke dalam daging.

Bahan:

  • Daging paha ayam dengan kulit, potong-potong
  • Minyak goreng

Bumbu, aduk rata:

  • kecap Jepang (ganti aja pke kecap manis)
  • bawang putih diuleg
  • jahe diuleg
  • merica sesuai selera
  • sake (unrecommended for moeslem)

Lapisan, aduk rata:

  • tepung kentang
  • tepung terigu
  • merica bubuk
  • bawang putih bubuk
  • garam

Cara membuat:

  • Aduk potongan daging paha ayam dengan Bumbu hingga rata. Diamkan minimal selama 2 jam agar bumbu meresap.
  • Lapisi tiap potongan ayam dengan bahan Lapisan hingga rata.
  • Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kering dan matang.
  • Angkat dan tiriskan.
  • More delicious if u eat it hot-hot (lebih enak klo u makan itu panas-panas…heheueheheh)